PASANGKAYU|JURNALCELEBES.CO — Diskusi yang digelar Panwas di salah satu Cafe Jln. Trans Sulawesi dihadiri oleh Ketua Bawaslu, Ketua Panwaslu, Ketua Perindo, Ketua Demokrat, Ketua PAN, KPU, Kasat Serse Polres Mamuju Utara, Ketua Masyarakat Peduli Pemilu, beberapa Jurnalis dan Pengawas Kecamatan. Dan kegiatan ini dirangkai buka puasa bersama, Sabtu (02/06/2018) pukul 16.30 Wita.

Setelah diskusi publik selesai, Ketua Bawaslu Provinsi, Sulfan Sulo mengatakan, kita sangat berharap ada partisifasi dari masyarakat, khususnya untuk ikut serta dalam mengawal jalan pemilu pada tahun 2019, sehingga pelanggaran kedepan semakin berkurang.

“Tentu saja Masyarakat tersebut menjadi obyek yang sangat berpotensi dalam mengawasi pemilu pada tahun 2019 nantinya, sehingga proses pemilu bisa menjadi bersih, “harapnya.

Sulfan juga menambahkan, setelah
penetapan daftar caleg pada tanggal 20 September tahun ini, kami dari Bawaslu dan seluruh Ketua Partai Politik, Panwas dan KPU akan membuat komitmen dalam hal menolak Money Politik.

“Setelah komitmen itu kita sudah buat dan disepakati, kami akan sebarkan ke Masyarakat, baik itu dalam bentuk selebaran atau melalui media sosial (facebook) dan diumumkan secara terbuka, sehingga mengetahui ada spirit untuk menolak Money Politik, “jelasnya.

Sulfan Sulo juga katakan, jika ditemukan ada pelanggaran, maka akan diberikan sanksi yang tertera dalam UU No.10 Tahun 2016.

“Baik itu penerima atau si pemberi masing-masing mendapatkan sanksi yang telah dituangkan dalam UU No.10 Tahun 2016, maka dari itu Masyarakat harus tahu, “terangnya.

Lanjutnya lagi, jika ditemukan melakukan pelanggaran secara terstruktur, masif dan sistematik kita akan mencoretnya, selanjutnya akan direkomendasikan ke KPU.

“Itu juga tidak menghentikan aspek pidana pemilunya dan tetap mendapatkan sanksinya, “tutupnya.

Penulis: RM
Editor: Uttank